Wednesday, March 23, 2005
other language in google
Tidak ada kata terlambat, kemarin ada yang menanyakan gimana sih cara nyari di google. Kok keluarnya english melulu, padahal artikel yang dicari dalam bahasa indonesia. Secara sepintas aku jawab tergantung kata kuncinya. Ya maap, soalnya lagi buru-buru ada janji ma temen, sekali lagi maap. Mungkin karena alasan itu pula karakter-karakter keyboard ini bergulir. Sebenarnya untuk pencarian dengan bahasa tertentu, google telah menyediakan. Berikut adalah list alamat google yang lain.seperti: Afrikaans ==> http://www.google.com/intl/af/ Albanian ==> http://www.google.com/intl/sq/ Amharic ==> http://www.google.com/intl/am/ Arabic ==> http://www.google.com/intl/ar/ Armenian ==> http://www.google.com/intl/hy/ Azerbaijani ==> http://www.google.com/intl/az/ Basque ==> http://www.google.com/intl/eu/ Belarusian ==> http://www.google.com/intl/be/ Bengali ==> http://www.google.com/intl/bn/ Bihari ==> http://www.google.com/intl/bh/ Bork, bork, bork! ==> http://www.google.com/intl/xx-bork/ Bosnian ==>http://www.google.com/intl/bs/ Breton ==> http://www.google.com/intl/br/ dst.... dst...
Juga masih terdapat google dalam bahas yang lain seperti: Bulgarian, Catalan, Chinese (Simplified), Chinese (Traditional), Croatian, Czech, Danish, Dutch, Elmer, Fudd, English, Esperanto, Estonian, Faroese, Filipino, Finnish, French, Frisian, Galician, Georgian, German, Greek, Guarani, Gujarati, google ala Hacker, Hebrew, Hindi, Hungarian, Icelandic, dan lain-lain. Link tersebut dapat dilihat di http://www.google.com/language_tools Lha untuk indonesia dimana..? ya digoogle, dimana lagi. lhawong bahasannya google :D xixixi yaitu di http://www.google.co.id Tiap bagian terkadang masih terdapat bahasa yang lain yang masih dalam lingkup negara/jenis tersebut. misalkan google indonesia yang beralamat google.co.id juga ada dalam bahasa jawa yang beralamat google.co.id/jw terus bagaimana kata-kata kunci dasar pencarian, dan trik yang digunakan?? Tunggu edisi selanjutnya :D dah siang kul dulu
=========================
Thursday, March 10, 2005
Middleware, apa tu ya..??
Mungkin kita sudah terbiasa dengan hyperlynk, dimana link tersebut menghubungkan file satu ke file yang lain antara server satu dengan server yang lain. Pernahkah terbayang, jika data yang dihibungkan berbeda platform, berbeda type basis data? atau perbedaan yang lain yang cukup signifikan. Memang, dalam lapisan aplikasi (ingat kembali dengan macam lapisan, ada 7: Lapisan fisik, data Link, jaringan, transpor, sesi,dan presentasi), kita sangat dimanja sehingga kita tidak tahu proses apa yang terjadi, tetapi ada untungnya sehingga kita tidak melihat tampilan dalam bentuk seperti notepad, command prompt, atau shell. Nah, untuk menghubungkan 2 server dibutuhkan yang namanya middleware. Software, berasal dari soft(lunak), dan ware (perangkat), sehingga menjadi perangkat lunak. Middleware, berasal dari middle(tengah), ware(perangkat) sehingga bila diartikan menjadi perangkat tengah atau perangkat penghubung, apa ya yang dihubungkan?? Karena bahasanya server maka yang dihubungkan adalah server. So, middleware dapat diartikan sebagai perangkat lunak yang menghubungkan beberapa program (sistem operasi) yang berbeda yang berjalan pada beberapa server. Contohnya: server satu memakai redhat(variannya linux), sedang server yang lain memakai sistem operasi windowsNT (variannya windows) dan Machintosh. Server satu memakai database oracle, server yang lain memakai mysql, dan lain-lain. Maka antar server dapat dihubungkan dengan middleware ini. Dengan middleware maka seluruh server yang terhubung akan dijadikan sebagai objek. Kapan status server berubah??, yaitu ketika server yang satu meminta ke server yang lain. Dari "Minta" tadi maka server yang satu menjadi pelayan (tetap sebagai objek dan tetap sebagai server). Sedangkan server yang meminta akan berubah status menjadi peminta/perequest. huaahemm.. ngantuks upps.. lanjut....... Kedudukan yang semula objek akan berubah menjadi subjek, dan server seolah-olah menjadi client bagi server yang lain. Nah terjadilah hubungan, sehingga dapat mendistribusikan data antar server. inilah yang menjadi konsep sistem terdistribusi. Ingat ==>Konsep dasar client server: client:peminta, server:pelayan. client server terjadi saat terjadi hubungan melayani dan dilayani
=========================
|